Just another WordPress.com weblog

Khasiat Daun Cocor Bebek

Dalam tulisan yang pertama ini penulis ingin berbagi pengalaman penulis mengenai khasiat dari daun cocor bebek. Sebelum itu penulis ingin memberikan informasi mengenai daun cocor bebek tersebut.

 

Cocor bebek atau suru bebek (Latin:Kalanchoe pinnata syn. Bryophyllum calycinum syn. Bryophyllum pinnatum) adalah tumbuhan sukulen (mengandung air) yang berasal dari Madagaskar. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif).

Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang tanahnya banyak berbatu.

Deskripsi

Cocor bebek memiliki batang yang lunak dan beruas. Daunnya tebal berdaging dan mengandung banyak air. Warna daun hijau muda (kadang kadang abu-abu). Bunga majemuk, buah kotak. Bila dimakan cocor bebek rasanya agak asam dan dingin.

 

Penyebaran

Cocor bebek menjadi tanaman yang umum di daerah beriklim tropika seperti Asia, Australia, Selandia Baru, India Barat, Makaronesia, Maskarenes, Galapagos, Melanesia, Polinesia, and Hawaii. Di banyak daerah tersebut, seperti di Hawaii, tanaman ini dianggap sebagai spesies yang invasif.

Alasan utama penyebarannya yang besar adalah karena kepopuleran tanaman ini sebagai tanaman hias.

Kegunaan

Cocor bebek mengandung asam malat, damar, zat lendir, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tanin. Cocor bebek digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan penyakit kulit lainnya, menyembuhkan demam, memperlancar haid yang tidak teratur, obat luka, serta bisul.

 

Penulis telah merasakan khasiat dari daun cocor bebek ini secara langsung. Yaitu ketika jempol penulis mengalami infeksi yang boleh dikatakan lucu dan tidak masuk akal, penyebabnya karena buah salak, lebih tepatnya “luka sehabis ngupas salak” hehehe…

 

Lalu penulis mendapat info dari rekan kerja penulis untuk menggunakan daun cocor bebek. adapun cara penggunaannya :

1. Carilah daun cocor bebek dilingkungan Anda jika memang Anda tidak menanamnya.

2. Cuci bersih daun tersebut

3. Tumbuk halus daun cocor bebek yang sudah dibersihkan

4. Bubuhi pada luka Anda, lalau tutup dengan menggunakan kain kasa atau bahan sejenis

5. Kompres hingga beberapa jam, bersihkan, lalu ulangi langkah pertama jika memang belum sembuh dalam sekali langkah.

 

Demikian postingan penulis kali ini. Adapun beberapa informasi penulis dapatkan dari http://www.wikipedia.com Penulis ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: